Suarakan Potensi dan Kearifan Lokal, Tim Warsi Latih Warga Desa Long Pujungan Menjadi Jurnalis Kampu
Melalui pelatihan jurnalisme warga, masyarakat di perbatasan Kabupaten Malinau kini dibekali keterampilan menulis agar potensi desa dan suara lokal dapat didengar oleh dunia luar.

By Administrator 24 Sep 2026, 21:56:03 WIB Kabar Desa Kecamatan Pujungan
Suarakan Potensi dan Kearifan Lokal, Tim Warsi Latih Warga Desa Long Pujungan Menjadi Jurnalis Kampu

Keterangan Gambar : Pelatihan Jurnalisme Warga


MALINAU — Kamis, 24/09/2026. Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi bersama tim pendamping kembali memperluas gerakan literasi dan pendampingan masyarakat adat dengan menggelar Pelatihan Jurnalisme Warga di Desa Long Pujungan, Kecamatan Pujungan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Pelatihan yang bertempatkan di Kantor Desa Long Pujungan ini diikuti dengan antusias oleh puluhan peserta yang terdiri dari Kecamatan, Aparat Desa, BPD, LPM, RT, Tokoh pemuda serta perwakilan perempuan desa. Kegiatan ini dirancang untuk membekali warga agar mampu mendokumentasikan serta menyebarluaskan berita, potensi sumber daya hingga berbagai persoalan di kampung halaman mereka melalui tulisan maupun media digital.

Mengangkat Potensi Lokal dari Sudut Pandang Warga Asli

Baca Lainnya :

Selama ini, informasi mengenai kehidupan masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan sering kali luput dari sorotan media arus utama. Melalui program jurnalisme warga ini, Tim Warsi ingin mengubah paradigma tersebut dengan menjadikan masyarakat setempat sebagai subjek atau penulis utama dari cerita di daerahnya sendiri.

Dalam sesi pelatihan, para peserta mendapatkan materi dasar jurnalistik. Selain teori di dalam ruangan, peserta juga langsung mempraktikkan cara menulis berita singkat dan reportase lapangan.

Harapan ke Depan bagi Desa Long Pujungan

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan lahir para jurnalis warga baru di perbatasan Malinau yang aktif membagikan informasi positif. Hasil tulisan atau dokumentasi warga nantinya tidak hanya menjadi sarana promosi potensi desa, tetapi juga wadah kontrol sosial serta jembatan penghubung antara masyarakat desa dengan dunia luar maupun pihak pemerintah




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment