Sekda Malinau Buka Secara Resmi Konferensi GKII ke-X Se-Daerah Pujungan dan Bahau
Momentum Konsolidasi dan Peningkatan Pelayanan Rohani

Keterangan Gambar : -
kecamatan pujugan- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau membuka secara resmi kegiatan Konferensi Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) ke-X Se-Daerah Pelayanan Pujungan dan Bahau. Acara akbar rohani ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 14 hingga 18 Juli 2026, dengan mengumpulkan para pendeta, pemimpin jemaat, serta utusan gereja dari wilayah pedalaman tersebut.
Kehadiran Sekda Malinau dalam pembukaan konferensi ini mencerminkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Malinau terhadap peran strategis lembaga keagamaan dalam membina moral, spiritual, serta mempererat persatuan masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman.
Konferensi GKII ke-X Se-Daerah Pujungan dan Bahau merupakan agenda lima tahunan yang sangat penting bagi internal gereja. Selain sebagai ajang evaluasi program pelayanan, forum ini juga menjadi wadah pemilihan pengurus baru serta perumusan arah strategis pelayanan jemaat GKII di wilayah Daerah Pujungan dan Bahau ke depan.
Baca Lainnya :
- Pujungan Harmoni Cup 2026 Resmi Bergulir, Semangat Sportivitas Membara0
- Tembus Sungai, Camat Pujungan Gas Monitoring LKPPDes dan Cek Progres MBG di Long Paliran0
Dalam sambutannya, Sekda Malinau mengapresiasi kontribusi nyata GKII yang selama ini telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
"Pemerintah Kabupaten Malinau menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya Konferensi GKII ke-X ini. Peran gereja sangat vital sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Malinau yang mandiri, damai, dan sejahtera," ujar Sekda Malinau di hadapan para peserta konferensi.
Agenda Strategis dan Harapan Bersama
Rangkaian kegiatan yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 18 Juli 2026 ini diisi dengan berbagai agenda penting, di antaranya:
Sidang Pleno dan Musyawarah: Pembahasan program kerja serta evaluasi pelayanan GKII di daerah Pujungan dan Bahau.
Ibadah Raya dan Kesehatian: Memperkuat kebersamaan antarjemaat dan pelayan Tuhan dari berbagai ranting pelayanan.
Pemilihan Kepengurusan Baru: Menetapkan kepengurusan Daerah GKII Pujungan dan Bahau periode selanjutnya yang siap melayani dengan penuh dedikasi.
Melalui penyelenggaraan konferensi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan semakin erat. Hasil dari Konferensi GKII ke-X ini juga diharapkan mampu melahirkan program-program pelayanan yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan rohani jemaat, tetapi juga turut mendukung kemajuan pembangunan sosial di wilayah Kecamatan Pujungan dan Bahau.
